Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ketuhanan Yang Mahaesa

Perjalanan Akal Mengenal Tuhan

Perjalanan Akal Mengenal Tuhan Pendahuluan Akal adalah "kemampuan berfikir dengan benar". Apakah setiap makhluk memiliki akal (al-aql) ? Akal hanya dianugerahkan oleh Sang Pencipta, kepada "makhluk mukallaf". Di antara mereka adalah manusia dan jin. Hewan tidak dianugerahi akal, itu sebabnya mereka tidak dapat berfikir benar. Di antara ciri kemampuan berfikir benar adalah: "mengenal sifat baik dan sifat buruk". Seandainya ada seekor kambing -- karena suatu sebab-- ia berakal, dapat berfikir, mampu mengenal sifat baik dan buruk, maka seketika itu ia menjadi mukallaf , ia menerima kewajiban syariat, sesuai kemampuannya. Ini dibahas dalam beberapa kitab fiqih, seperti kitab Kasyifah Asy-Syaja, karya ulama Nusantara, Al-Allamah As-Syaikh Muhammad Nawawi Al-Bantani. Bagaimana dengan "kecerdasan" binatang?  Beberapa hewan dianggap memiliki kecerdasan tinggi, seperti simpanse, lumba-lumba, gurita dan burung gagak. Memang manusia menggunakan "otak...

BELAJAR MENGENAL TUHAN DARI TIONGKOK

BELAJAR MENGENAL TUHAN DARI TIONGKOK Tidak ada kata "Tuhan" secara literal dalam kamus China. Apakah ini benar ? Di dalam kamus ada kata "Dao" ( 道), tetapi makna harfiahnya adalah jalan atau cara hidup. Kata ini dipakai untuk merujuk ajaran Daoisme (Taoisme). Ada juga kata "Shen" (神) yang bisa diartikan Dewa. Tapi maknanya cenderung mencakup sifat dongeng dan hayalan. Yang lain adalah kata "Shangdi" ( 上帝 ) yang mirip dengan kata sebelumnya, berarti dewa tertinggi. Namun juga bisa dimakanai sebagai kaisar atau raja. Kata yg paling mendekati makna tuhan dalam literatur China saat ini adalah kata "Tian" (天), yg secara bahasa berarti surga, langit dan tempat yang tinggi. Kesemuanya menunjukkan makna benda, materialistik, meskipun abstrak, tetapi cenderung kosong dari makna ruhani. Rasanya hampir-hampir tidak mungkin bagi bangsa sebesar China, tidak mengenal Tuhan meskipun hanya secara leksikal, mengingat lamanya usia-bangsa dan luasnya perg...

Follower

Cari Blog Ini